Final ACM/ICPC INC 2008 14


Hari minggu kemaren, saya ikutan lagi lomba final ACM/ICPC Indonesia National Contest 2008 yang diadakan oleh BINUS UNIVERSITY. Pada lomba tahun ini, saya menggunakan nama team TSP.

Team TSP ini terdiri dari :

· (T) Timotius Sakti

· (S) Stephen Kohar

· (P) Pascal Gerardus Angriawan

Saya bangun jam 7 pagi untuk bersiap-siap datang ke kampus. Cuaca pada saat itu adalah hujan. Merupakan sebuah pertanda yang kurang baik bagi saya, karena pada saat itu badan saya lagi meriang dan demam. Saya pun juga sangat mengantuk sekali, karena saya hanya tidur 6 jam. Kemaren malam pukul 11.00 WIB saya mengikuti SRM 405 di TopCoder sebagai pemanasan terakhir menghadapi Andrian Kurniady.

Pukul 08.00 WIB saya tiba di kampus Syahdan, disana saya bertemu dengan Stephen Kohar. Saya juga melihat banyak team lain yang sudah dating dan sedang melakukan registrasi. Satu jam kemudian datanglah Pascal, lalu kamipun melakukan registrasi di depan ruang M2CD. Setelah melakukan registrasi, kami masuk ke ruang M2CD dan mendengarkan kata sambutan dari Bpk Rektor, Bpk Dekan dan Bpk Kajur BINUS UNIVERSITY. Setelah itu Ko Win Ce datang dan memberikan briefing lomba untuk Final.

Pukul 10.00 WIB kami mengikuti Practice Session diruang R3B. Disana kami seruangan dengan beberapa team berikut :

· Spirit4ac (BINUS UNIVERSITY)

· Peyipayi (Institut Teknologi Sepuluh November)

· Unpar12029 (Parahyangan Catholic University)

· Vista (Petra Christian University)

· Bonggow (Universitas Sumatera Utara), tidak dapat datang ke Jakarta. Saya turut sedih untuk Izhari dkk.

30 menit kemudian, ko Win Ce datang dan memindahkan kami semua ke ruang R2A, dikarenakan AC ruangan R3B yang panas.

Pukul 11.00 WIB kami kembali ke ruang M2CD untuk makan siang. Makanan yang diberikan oleh panitia tidak begitu banyak. Oleh karena itu, saya bersama Stephen dan Pascal pergi keluar untuk makan di warung Indomie.

Pukul 12.30 WIB kami kembali masuk ke ruang R2A untuk mengikuti “Battle Of The Brains” (begitu IBM menyebut pertandingan ini :p). Pada lomba tahun ini, diberikan 8 buah soal. Pada akhir lomba ini, team kami hanya menyelesaikan 4 soal dan kami berhasil mendapatkan peringkat ke-2. Setelah ini saya akan bercerita tentang urutan proses kami berhasil mendapatkan 4 balon (Pada lomba ACM/ICPC untuk setiap soal yang Accepted akan mendapatkan 1 balon).

Problem D (Menit ke-6)

Ini merupakan soal yang cukup mudah (jika dibandingkan dengan soal lain), diberikan array A dan array B yang masing-masing bisa berisi maksimum 20000 element. Hitung ada berapa banyak pasangan (A[i],B[j]) dimana A[i]>B[j]. Algoritma yang saya gunakan adalah mengurutkan array A dan array B secara ascending menggunakan quicksort. Kemudian saya scan secara linier untuk mendapatkan jawabannya. Total kompleksitas programnya adalah O( N lg N ).

Problem E (Menit ke-26)

Ini merupakan soal yang cukup sulit, karena soal ini membutuhkan pengetahuan tentang Dynamic Programming dan Combinatorics dan juga hoki :p. Banyak team lain yang gagal untuk solve soal ini, karena mereka menggunakan tipe data long long. Saya menggunakan tipe data double untuk mendapatkan balon dari soal ini :D. Total kompleksitas programnya adalah O( N * S ).

Problem G (Menit ke-130)

Pada saat saya mendebug coding untuk soal F, saya melihat bahwa team pinkpanda berhasil solve soal G, saya meminta bantuan Pascal untuk membaca soal G. Selang beberapa menit kemudian, Pascal memberitahu saya bahwa ini hanya soal simulasi saja. Saya baca sebentar, kemudian saya coding secepat mungkin. Pas udah jadi, kami testing kemudian submit dan langsung dapet balon :D. Soal G menurut saya adalah yang paling mudah diantara semua soal yang lain (dari tingkat kesulitan algoritmiknya).

Problem F (Menit ke-216 + 100 penalty)

Setelah lama mendebug coding untuk soal F, akhirnya saya dan Pascal menemukan letak kesalahannya. Pada saat generate isi table, coding kami mengalami overflow. Akhirnya saya ganti tipe datanya menjadi long long dan akhirnya kami mendapat balon lagi :D.

Pukul 18.00 WIB, akhirnya lomba selesai. Saya cukup kecewa karena lagi-lagi harus kalah dari Andrian Kurniady. Kekecewaan tersebut makin bertambah, karena INC 2008 ini adalah pertandingan terakhir saya melawan Andrian dalam pertandingan resmi format ACM. Makin bertambah lagi kekecewaannya ketika saya mengingat bahwa saya tidak pernah menang melawan Andrian dalam pertandingan resmi format ACM. Namun, kekecewaan saya sirna ketika pacar saya menghibur saya dan berkata bahwa bagi dia, saya adalah yang nomor 1 😀 (Makasih cayank ^_^).

.

.

.

Cerita Tambahan :

Bila semuanya diingat kembali, sudah 3 tahun saya belajar Algoritma selama kuliah di BINUS. Dan saya sudah 6 kali mengikuti kompetisi pemrograman yang diadakan oleh BINUS UNIVERSITY, yaitu BNPC-CS 2005, HAPC 2005, HAPC 2006, BNPC-CS 2006, INC 2007 dan INC 2008. Dari 6 pertandingan tersebut saya berhasil mendapatkan 3 Medali, yaitu Medali Perunggu (BNPC-CS 2006), Medali Emas( INC 2007) dan Medali Perak (INC 2008).

Selain kompetisi BINUS, saya juga berkesempatan untuk mengikuti lomba di Surabaya, yaitu PIC 2006(Juara I) dan PIC 2007(Juara II). Selain itu BINUS juga memberikan saya kesempatan untuk bertanding di ACM Regional Contest, seperti di Manila pada tahun 2006, Taipei pada tahun 2007, Singapura pada tahun 2007 dan Banff pada tahun 2008. Saya mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BINUS UNIVERSITY yang telah memberikan saya kesempatan untuk berprestasi, kesempatan untuk belajar Algoritma dan tentunya kesempatan untuk jalan-jalan ke luar negeri 😀 .

– Timotius Sakti


14 comments

  1. Kalo aku seteam dengan Kurniady, dari sisi pandang diriku sendiri aku udah tenang dan yakin banget bakalan dapet juara 1. Tapi kalo seperti itu, pertandingan ini ngga akan jadi menarik. Aku justru berharap bisa bertanding melawan Kurniady dan merasakan ketegangan pertandingan ^^, dengan begitu EXPku akan bertambah, jadinya aku akan cepet naek level 😀 .

  2. Tenang aja mas Timo, kan dah ‘ngewarisin’ ke aku (he he he… maksudnya ‘minjemin’ medalinya ^_^ n makasih ya dah maw minjemin) artinya taon depan gw harus bisa jg bersaing dengan Kurniady sama seperti taon ini mas Timo bersaing ma dia….btw, emang nich syaratnya harus lebih banyak latihan….

  3. Selamat timo :), walaupun lagi-lagi harus kalah sama kurniady :D.
    Gak perlu bersedih, kami cuma jadi penggembira aja, haha..

  4. @Akhmad: Iya, perlu latihan yang banyak buat kalahin kurniady 😀 , perlu keberuntungan juga ^^ .

    @Izhari: Thanks Izhari 😀 . Saya berharap team USU bisa hadir di ACM Asia Regional Contest di Jakarta mendatang 😀 .

  5. Tetap semangat… *sapa tau tar kapan2 hoki meningkat trus langsung kalah si Kurniady* 😛 hehehehe… 3 tahun dengan segitu banyak pengalaman itu bner2 hebad banget progressnya lho kk timo 🙂 hehehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s